Minggu, 17 November 2013

Menhijabi Hati

Hati adalah perasaan yang sensitif. Sulit untuk menjaganya kecuali bagi orang yang kuat. Kuat menahan amarah, kuat menahat godaan maksiat dan kuat bersabar untuk selalu melaksanakan ketaatan. Sejujurnya memang hatilah inti dari yang tampak dari perbuatan. Ketika ia kotor dipenuhi noktah dosa maka iapun menjadi kelam. Sang pemilik malas beribadah, lebih sering berbuat dosa tampa sadar bahwa itu adalah dosa.
Aku sendiri tarsadar bahwa hati ini memang sangat mudah cenderung pada sesuatu. Ia mudah terpengaruh oleh hal-hal yang terlihat sepele. Menghijabi hati adalah hal yang sulit ketimbang menghijabi diri.Tapi kita tidak akan menyerah untuk tetap konsekuen menjaganya sampai pada waktunya. Memang bersabar adalah kuncinya, keteguhan adalah penjaganya, nasihat adalah kekuatannya untuk istiqamah.
Yang lalai mari kita perteguh lagi keimanan ini. Yang lemah semoga dikuatkan. Salah satu tips nya adalah menghindari inkhtilat dengan lawan jenis ketika tidak ada keperluan penting. Menyibukkan diri dengan aktivitas yang bermanfaat, jangan sering melamun, perbanyaklah do'a kepaada Allah SWT .

#nasihat ini terkhusus untuk penulis pribadi dan juga saudariku yang membacanya...
Ketika semua terfasilitasi maka ia akan mudah masuk dari bagian manapun. Kita harus kuat menepis semua serangan dan keadaan lingkungan saat ini.
#Semoga Allah menjaga kita dan menguatkan tekad kita untuk selalu menjaga hati.

Tidak ada komentar: