Minggu, 30 Juni 2013

Edisi MTQ MN ke XIII Unand-UNP

Liku – Liku Menjadi LO MTQ MN KE XIII Tahun 2013
Di UNIVESITAS ANDALAS

Setahun yang lalu saya sudah diberitahu oleh seorang teman bahwa MTQ MN KE 13 akan diadakan dikampus kami yaitu UNIVERSITAS ANDALAS beserta kampus tetangga , Universitas Negri Padang. Jadi tahun lalu kami dari Organisasi yang bergerak dalam bidang Al-qur’an yang bernama UKM PIKA (Pengembangan Ilmu dan Kandungan Al-Qur’an) telah berupaya membantu pihak universitas untuk mengadakan MTQ Mahasiswa Tingkat Unand sekaligus sebagai wadah menyeleksi mahasiswa yang akan menjadi kafilah utusan Unand. Jadi atas inisiatif Bg Al (Ketua UKM PIKA saat itu) maka, disusunlah kepanitiaan dari orang2 yang ikut OR di UKM PIKA.
Awalnya hal ini terasa asing bagi saya karna baru pertama kali menjadi panitia MTQ. Dan juga saya belum terlalu memahami bidang-bidang yang ada di acara tersebut. Maka, saat itu saya memilih masuk dikepanitiaan HUMAS DAN DOKUMENTASI. Alasnnya simple, karna saya suka menfoto dan kurang suka tampil di depan umum.
Selanjutnya, dimulailah perjalanan kisah saya bersama UKM PIKA ini sampai akhirnya di tahun 2013 ini terealisasi MTQ MN KE XIII di kampus kami. Sebelum bercerita pengalaman saya menjadi LO , saya ingin berbagi sedikit mengenai kronologis kenapa saya bisa menjadi LO. (Sungguh, ini kuasa Allah SWt yang telah mengatur semuanya).
Beberapa bulan yang lalu saya dapat sms dari Bg Al bahwa dibuka pendaftaran menjadi panitia MTQ Nas khusus untuk 10 org anggota UKM Pika. Saat itu saya sangat antusias ingin ikut. Padahalah dilain sisi saya sebetulnya berharap menjadi Kafilah UNAND. Tapi, karna saya sudah mengukur kemampuan , maka keinginan itu saya tepis. Karna saya rasa , diri ini memang belum matang dalam persiapan dan melihat banyak teman2 yang jauh lebih baik dan berbakat disbanding saya.
Kembali ke cerita, maka setelah mendapat info begitu saya langsung balas sms bg Al bahwa saya ingin ikut jadi panitia. Dan Alhamdulillah kuota 10 orang belum habis. Saya diterima….
Selanjutnya acara pun semakin dekat, dan berbagai persiapan sudah mulai tampak dilakukan oleh pihak Universitas. Tapi, kepanitiaan dari UKM PIKA yang berjumlah 10 orang tersebut masih belum jelas statusnya. Karna saya lihat SK Panitia sering ditukar. (mungkin ada 3 kali penggantian).
Alhamdulillah……
Beberapa minggu sebelum acara SK Panitia yang terakhir dan paling fix keluar. Maka kami diundang untuk ikut rapat bersama para dosen (panitia). Tapi, saya menemukan ke ‘Gaje’ an lagi didalam SK tersebut. Karna nama- nama kami tidak masuk kesana. Yang ada hanya nama UKM PIKA saja. Tapi, saat itu saya pikir tidak apa ,toh itu juga sudah mewakili.
Namun, saat rapat pleno terakhir kami mendapat ke ‘Gaje’ an lagi, karna ternyata panitia yang diminta dari PIKA hanya 6 orang. Padahal yang mendaftarkan diri ada 11 orang. Kami bingung , mau dikemanakan teman kami yang 5 orang lagi?? Padahal dari awal kita telah bersama-sama ingin ikut dan menyukseskan acara itu. Hmmm…  akhirnya pasrah.
Hari H semakin dekat, namun ternyata kami belum juga diajak rapat oleh panitia Musabaqah. Kami semakin ‘galau’ karna tidak ada kejelasan mengenai status dan kerja kami nantinya. Dua minggu sebelum acara, panitia diundang rapat sekaligus mengukur baju panitia. Tapi, karna tidak ada nama kami disana , maka kami tidak bisa mengukur baju seperti yang lain. (Galau lagi deeh… :)
Dan pada saat yang sama kami mendengar bahwa LO (Laison Officer) yang terdiri dari mahasiswa utusan Fakultas juga membuat baju. Sedangkan kami??? Gaje…
Tapi, masalah kami bukan tidak mendapat baju, sebenarnya hanyalah kejelasan status dan kerja yang kami tuntut. Baju hanyalah bonus. Sepakat??

Bersambung………
#tungguchapterselanjutnya
J J




Tidak ada komentar: